Mymy_Norhamidah
Banjarmasin_Tragedi 23 mei 1997
Mendung mentupi kilauan matahari
Kemarahan membara menutupi mata hati
Kedengkian dan amarah menutupi rasa manusiawi
Jilatan api mengkobar
meluluh lantakan pusat kota
Darah darah manusia mengalir tanpa dosa
jeritan,teriakan seakan jadi irama yang mengisi pada hari itu
Napas-napas memburu rasa khawatir dan takut menyelimuti
Mata selalu awas takut besi tajam menembus badan
Hati seakan bungkam
melihat pertikaian saudara

Tidak ada komentar:
Posting Komentar